RSS

Pelanggan

Lobby Room


ShoutMix chat widget

Ternyata Pahala Itu Tidak Penting [Muslim Wajib Baca]

Chef habis masak masakan Arab..
Soal halal/haram ga perlu diragukan dah..
Ini bener-bener nikmat, Tap.
Gizinya tinggi banget! (*-*)
Chef dapet resep ini dari khutbah masjid dekat rumah..
Chef formulasikan kedalam masakan khusus
Buat Para Penyantap setia...
Nikmati kata per kata ya..

Untuk apa kita hidup sebenarnya? Untuk beramal 'kah??
Lalu untuk apa kita beramal? Demi memperoleh pahala 'kah??
Lalu bila kita sudah 'kaya' dengan pahala,
Bagaimana kehidupan kita di akherat? Pasti masuk surga 'kah??

Ketahuilah Penyantap sekalian...
Sebenarnya pahala itu tidak penting..!!
Bila Anda berorientasi hidup untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya,
maka saya sarankan segera ubahlah orientasi Anda.
Tapi coba Penyantap pikirkan...
Jika memang pahala adalah kunci segalanya untuk membuka gerbang surga,
Lalu bagaimana dengan kisah kehidupan panjang sebagai seorang (maaf) pelacur bisa masuk surga hanya karena sepotong roti yang dia berikan pada anjing kelaparan?!
Bagaimana pula pengriwayat kondang seperti Imam Ghazali masuk surga bukan karena kitab-kitab beliau tapi hanya karena seekor lalat?!
Dan bagaimana mungkin, seorang ulama bisa masuk neraka gara-gara juga seekor lalat?!
 
Bagaimana pendapat Anda...??
Masihkah Anda berpikir bahwa hidup ini untuk mencari pahala..?!
Atau Anda belum pernah tahu kisah-kisah di atas?
Baiklah, saya akan menceritakan sedikit penggalan kisah tsb:
Simaklah baik-baik. . .

Kisah Ulama dan Seekor Lalat

Ada seorang ulama yang masuk neraka karena seekor lalat, para sahabat bertanya : ‘Bagaimana itu bisa terjadi ya Rasulullah?’

Rasul menjawab : “Ada seorang ulama berjalan melewati sekelompok orang yang memiliki berhala, yang mana tidak boleh seorangpun melewatinya kecuali dengan mempersembahkan sembelihan binatang untuknya lebih dahulu. 


Maka mereka berkata kepada ulama tadi : ‘Persembahkanlah sesuatu untuknya’
Dia menjawab : ‘Saya tidak mempunyai apapun yang akan saya persembahan'
Mereka berkata lagi : ‘Persembahkan untuknya walaupun dengan seekor lalat’
Maka dia pun mempersembahkan untuknya (berhala) seekor lalat, maka mereka lepaskan ia untuk meneruskan perjalanannya dan dia pun masuk kedalam neraka karenanya (HR. Ahmad)

Bagaimana sekarang?
Apa masih berpikir pahala adalah segalanya?? Tidak, Taps!
Mungkin para Penyantap akan bertanya begini:
"Jadi untuk apa kita hidup ini kalo bukan karena pahala? Hah..!! Untuk apa?!"

Tenang..Tenang..
Biar saya jelaskan semuanya..
Coba cerna doa iftitah yang berbunyi," Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati LILLAHI RABBIL ALAMIN"

Sholat, Beribadah, Hidup, dan Mati semuanya hanya karena Allah SWT.
Bila ditafsir lebih dalam..
Semua aktivitas: Entah sebelum hidup, entah selama hidup, entah hendak mati, entah saat beribadah, tujuan utama kita sebenarnya mengharapkan RIDHA ALLAH SWT. itu saja titik
Bukan karena agar dapat pahala, bukan karena ingin masuk surga, bukan karena takut masuk neraka, tapi karena Allah swt.


Para Penyantap rahimakumullah...
Karena itu maka mari kita benahi niat kita masing-masing...
Marilah kita beribadah semata karena Gusti Allah swt. bukan karena yang lain


Marilah kita memperbanyak beramal sholeh dengan niat karena Allah swt. semata
Karena bila Allah swt. sudah ikhlas (Ridha) bila kita masuk surga, maka seberat apapun amal buruk kita, sebesar apapun dosa kita, sebanyak apapun kesalahan-kesalahan kita. PASTI Allah swt. akan memasukkan kita kedalam surgaNya (Aamiiin)

Semoga Chef dan para Penyantap sekalian bisa bertemu dalam suatu tempat yang bernama SURGA..
Amin Allahumma Amiiin... (-_-) 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 Respon Penyantap:

Posting Komentar